Cerita Sungai Silugonggo Juwana

Dulunya Sungai Silugonggo adalah Laut / Selat ?

 

Banjir besar yang melanda Kab. Pati, Kudus, Jepara dan sekitarnya sudah berlangsung hampir 3 minggu lamanya. Pada saat ini pun masih banyak wilayah yang masih tergenang air cukup tinggi. Terutama di daerah yang berdekatan dengan aliran sungai Juwana atau sungai Silugonggo...

Ada apa dengan sungai Juwana....?


Awalnya saya heran kenapa pelabuhan Juwana kok di pinggir sungai, tidak seperti pelabuhan lain yang biasanya ada di tepi laut. Dari keheranan ini saya akhirnya berspekulasi bahwa alasan kenapa pelabuhan itu terletak di sungai adalah kenyataan bahwa Juwana memiliki banyak tambak. Sehingga pusat perdagangan ikan tambak berpusat di sini. Maka untuk perdagangan ikan laut pun perlu disatukan dengan perdagangan ikan tambak,  sehingga tempat yang paling strategis buat pelabuhan ikan laut adalah di sungai ini yang dekat dengan area tambak. Sementara ini saya cukup puas dengan spekulasi ini. Namun pada akhirnya saya menemukan teori lain yang menurut saya dapat menjelaskan alasan di atas.

Menurut teori itu, dulunya Gunung Muria terpisah dengan pulau Jawa. Antara keduanya dipisahkan dengan sebuah selat. Kota Jepara, Kudus dan Pati Utara awalnya ada di daratan pulau Muria itu. Hal itu berlangsung sampai dengan abad ke 16 Masehi. Namun karena pendangkalan lambat laun selat itu akhirnya menyempit dan sampai sekarang hanya selebar sungai Juwana itu. Daerah Juwana sendiri kalau berdasar teori ini berarti awalnya adalah laut yang lambat laun mendangkal menjadi payau atau rawa-rawa.

Teori ini dikuatkan oleh beberapa kenyataan historis. Antara lain adalah sejarah kerajaan Demak Bintoro. Kerajaan Demak adalah kerajaan maritim dan pusat pemerintahannya di daerah Glagah Wangi. Tetapi daerah Glagah Wangi saat ini jaraknya sekitar 30 km dari pantai. Jadi dulunya Glagah Wangi adalah pantai, namun lambat laun karena pendangkalan akhirnya pantainya bergeser ke utara menjauh dari Glagah Wangi.

Jadi saat itu (kalau menurut teori ini), Pelabuhan Juwana awalnya berada di selat. Dan selat ini pada masa lalu merupakan jalur perdagangan yang menghubungkan Demak dan Tuban sebagai Pelabuhan terbesar saat itu. Dan bisa jadi pelabuhan Juwana adalah tempat transit di antara keduanya. Dengan kata lain Pelabuhan Juwana sejak zaman dulu telah ramai dikunjungi kapal-kapal dagang maupun kapal nelayan.

Tulisan ini hanya sekadar spekulasi saya semata yang referensinya saya ambil dari berbagai sumber di dunia maya. Bahkan dari materi pelajaran geografi selama di sekolah belum pernah saya temui teori ini. Jadi bagi para pembaca yang ingin tahu lebih banyak tentang teori ini silakan googling sendiri.

Terimakasih Anda telah membaca Dulunya Sungai Silugonggo adalah Laut / Selat ? pada postingan kali ini.



Beberapa referensi yang gunakan :

http://ihdaihda.wordpress.com/tag/pulau-muria/

http://nassirunpurwokartun.wordpress.com/2012/04/27/catatan-kaki-50-ketika-pulau-muria-masih-terpisah-dari-pulau-jawa/