Mahasiswa UMK Kudus Ciptakan Aplikasi untuk Deteksi Kanker Payudara

Hingga kini, kanker payudara merupakan salah satu penyakit yang menjadi momok bagi perempuan. Tak pelak, pengetahuan untuk melakukan deteksi dini terhadap kanker payudara menjadi niscaya, sehingga bisa secepatnya diatasi jika ada gejala.

Uswatun Hasanah, mahasiswa Program Studi Teknik Informatika (Prodi TI) Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus (FT UMK), merancang sebuah aplikasi untuk melakukan deteksi dini kanker payudara.

Aplikasi yang disebut dengan ''Sadari 3D Hologram Berbasis Android'' ini merupakan karyanya bersama Maulida Ni'matus Sholikhah, Muhammad Rieza Maulana dan Deni Kusuma Wijaya. ''Sadari'' merupakan akronim ''Periksa Payudara Sendiri''.

Menurut Uswatun Hasanah, ide membuat aplikasi ini bermula dari salah satu anggota keluarga yang mengidap kanker payudara, dan baru diketahui setelah stadium dua. ''Dari sinilah, saya dan teman-teman kemudian mencoba merancang aplikasi ini,'' kata Uswatun Hasanah, Kamis (6/7). 

Ia berharap, aplikasi ini bisa berkontribusi positif bagi masyarakat dalam memberikan pemahaman mengenai kanker payudara. ''Aplikasi ini sudah kami uji coba bersama dosen, mahasiswa, dan beberapa pihak lain,'' katanya.

Muhammad Rieza Maulana, menambahkan, pembuatan aplikasi ini mulai dari riset awal hingga jadi, sekitar empat bulan. ''Perancangan hingga finalisasi, dilakukan per Maret hingga Juni,'' ungkapnya diamini Maulida Ni'matus Sholikhah dan Deni Kusuma Wijaya.

Mereka berharap aplikasi rancangannya ini bisa diakses oleh masyarakat luas. ''Ini berbasis android, sehingga ke depan diharapkan bisa diunduh melalui google play store,'' paparnya.