Heboh, Beredar Foto Perangkat Desa di Kudus Bersama Wanita Tanpa Busana


Belum lama ini warga di kecamatan Undaan  Kudus telah dihebohkan dengan foto syur yang diduga salah satu oknum perangkat desa Wates kecamatan Undaan.

Kadjadian ini berawal dari Grup WhatsApp Sedulur Undaan yang anggota grupnya terdiri dari kecamatan Undaan, kepala desa serta perangkat desa se-kecamatan Undaan kabupaten Kudus.

NS salah satu anggota yang merupakan perangkat desa Watess tanpa sengaja mengupload foto pribadinya ke dalam group tersebut.

Bahkan foto tersebut kini juga mulai banyak beredar luas di handphone warga, foto dengan dimensi 960×1280 berformat JPEG itu diduga diambil dari sebuah penginapan, sementara di ketahui kalau NS masih berstatus punya istri namun yang di dalam foto tersebut bukan gambar atau foto istrinya dari saudara NS.

Di dalam foto tersebut NS terlihat dibelakang seorang wanita sambil tersenyum dan tanpa menggunakan busana, ini diduga sedang selfie setengah telanjang. Pada foto tersebut tangan NS terlihat seperti memegang payudara wanita tersebut, sementara si wanita sedang mengambil gambar menggunakan hand phone layaknya foto selfi seperti anak muda jaman sekarang.

Sangat di sayangkan seorang perangkat desa yang seharusnya menjadi contoh positif bagi masyarakat pada umumnya dan warga desa tersebut khususnya, apalagi kabupaten Kudus terkenal dengan kota santri sungguh ironis sekali perbuatan yang di lakukan oleh oknum perangkat desa tersebut yang menjadi dampak negatif di kota santri itu dan pada desa di mana beliau dalam mengabdi sebagai aparatur perangkat desa.

Kepala Desa Wates, Sirin mengatakan,  sudah mengetahui foto tersebut. Bahkan,  kata dia, foto yang beredar itu sudah lama sekitar 2 minggu yang lalu beredar di grup Sedulur Undaan.

“Karena beredarnya foto tersebut NS jarang ke kantor desa, bahkan ketika upacara tiap hari Senin pun tak pernah terlihat,” jelasnya.

NS diketahui menjabat sebagai pjs sekretaris desa (carik) Desa Wates. Parahnya, ia juga diketahui sebagai ketua takmir di masjid desa setempat

Sementara itu Camat Undaan Rinardi Budiyanto mengaku belum tahu secara jelas foto itu. Namun demikian,  ia sangat menyayangkan adanya foto tersebut.

“Saya tidak tahu persis keberadaan foto tersebut, saya sangat menyayangkan jika foto itu tersebar di grup whasapp sedulur undaan”, tuturnya.