Kirab Luwur Puncak Peringatan Haul Nyi Ageng Ngerang Tambakromo Pati


Karnaval Kirab Luwur dan Gunungan hasi bumi jadi puncak Peringatan Haul Nyi Ageng Ngerang Dukuh Ngerang Desa Tambakromo Pati, Kamis (21/9) siang.

Acara Peringatan Haul Nyi Ageng Ngerang yang bertepatan dengan Tahun Baru Islam ini  di isi dengan berbagai macam kegiatan seperti pasar malam yang berlangsung H-7. Bahkan setengah bulan sebelum pelaksanaan Peringatan Haul sudah banyak pedagang makanan dan barang lainnya yang telah menggelar dagangannya dipinggir jalan masuk Makam Nyi Ageng Ngerang. Tentunya semakin mendekati tanggal 1 Suro pengunjung maupun pejiarah semakin banyak dan padat baik pengunjung lokal maupun dari luar daerah.

Selain kegiatan tersebut pada puncaknya Haul Nyi Ageng Ngerang dimeriahkan dengan Kirab Luwur dan Gunungan hasil bumi yang diarak keliing desa menuju ke Makam Nyi Ageng Ngerang.

Bupati Pati H. Haryanto beserta jajaran pejabat pemerintah Kabupaten Pati  turut hadir  dalam kegiatan Peringatan Haul Nyi Ageng Ngerang ini.

Dalam sambutannya Bupati Pati menyampaikan, “Kegiatan seperti ini adalah bentuk penghormatan pada luluhur dan pendahulu yang telah berjuang dimasa itu. Yang terpenting adalah kita telah melestarikan budaya dimasyarakat. Terbukti dengan melestarikan budaya seperti ini bisa guyub rukun dan bersatu. Keuntungan lain kegiatan ini bisa memberi manfaat secara moril maupun secara ekonomi. Semoga kegiatan ini bisa diledtarikan sampai anak cucu kita sehingga selalu mendapat karomah dan hidayah dari Allah S.W.T”.

Acara Pawai dan arak-arakan juga dimeriahkan berbagai macam pertunjukan Marcing Band dari TK, SD, SMP Tambakromo serta Marching Band yang sangat ditunggu pengunjung, Marching Band Ponpes AL-ANWAR Sarang Rembang.

Sebagai puncak acara serangkaian kegiatan Haul Nyi Ageng Ngerang adalah rebutan gunungan hasil bumi oleh ribuan pengunjung yang menurut keyakinan mereka barang yang diperoleh akan membawa berkah dari Nyi Ageng Ngerang, dilanjutkan buka luwur oleh Mbah Slamet sebagai juru kunci Makam dan mengganti dengan luwur yang baru. Selanjutnya luwur yang lama dilelang kepada pengunjung dan dipercaya membawa berkah dan keselamatan. Sedangkan dipelataran Makam pengunjung menyaksikan atraksi dari Marching Band dari Ponpes AL-ANWAR Sarang Rembang yang memukau penonton.

Menurut keterangan Kades Tambakromo Suyatno, “hasil lelang luwur akan digunakan untuk pembangunan makam dan masjid, sebagian lagi masuk kas desa” Ujar Kades

Acara Peringatan Haul Nyi Ageng Ngerang selesai pukul 16.00 Wib dalam Keadaan tertib dan aman.

Video warga masyarakat rebutan gunungan :