Penanganan Kompleks Lorong Indah (LI) Margorejo Perlu Kajian Mendalam

Ilustrasi
Pola penanganan fenomena usaha warung kopi di Kompleks Lorong Indah (LI) dan Kampung Baru (KB) di Desa/Kecamatan Margorejo, Pati, dibutuhkan kajian yang lebih komprehensif. Sebab, masih dalam kawasan tempat yang sama juga terdapat usaha hiburan, yaitu karaoke.

Dandim 0718 Pati, Letkol Inf Andre AK mengungkapkan hal tersebut agar dalam menyikapi kondisi itu punya parameter terukur dan proporsional untuk dibawa ke forum pembahasan lebih lanjut. Hal itu dinilai penting sebagai upaya mencari penyelesaian permasalahan. Selain kajian sosial dalam porsi yang lebih besar, kata dia, kajian tentu tak bisa lepas dari sisi agama (moralitas), ekonomi, dan kesehatan.

’’Mengapa unsur yang disebut terakhir juga masuk dalam kajian, karena masing- masing terbuka peluang berlangsungnya seks transaksional. Porsi kajian sosial menempati poris lebih besar karena dampak yang ditimbulkan berkepanjangan,’’ katanya.

Misalnya, jika kedua permasalahan serupa tapi tak sama itu penyelesaiannya dengan alternatif terburuk berupa tindakan secara represif, adalah penutupan. ’’Dampak yang ditimbulkan tentu akan memunculkan perlawanan oleh pihak-pihak yang merasa terganggu kepentingannya,’’ujarnya. Masih kata Andre AK, jika keberadaan LI, KB, dan tempat karaoke harus ditutup tentu harus dikaji lebih cermat lagi.

Kajian tersebut harus dilakukan oleh kelompok atau lembaga dengan personel lebih dari satu orang agar hasilnya tidak didominasi unsur subjektifitas. Dengan demikian, bagi siapa saja yang merasa mempunyai kepentingan bisa melakukan kajian tersebut secara swadaya.

Sebab, hasil kajian oleh lebih dari satu kelompok diyakini akan menghasilkan poin yang lebih baik. ’’Dengan demikian, proses berikutnya pasti tetap memunculkan transaksi kepentingan antara pihak yang pro dan yang kontra,’’ katanya.