PKKP Mulai Menggagas Pendataan Kuliner Pati


Paguyuban Kuliner Kabupaten Pati (PKKP) mulai menggagas pendataan kuliner Pati. Dengan pendataan tersebut, diharapkan ragam kuliner yang ada di Pati bisa dipetakan. Tujuannya, untuk mengedukasi masyarakat maupun sektor pariwisata, khususnya di bidang kuliner.

Hal ini dilakukan karena melihat potensi produk kuliner di Pati yang sangat potensial untuk dikembangkan. Terlebih Pati juga memiliki beragam makanan yang khas. 

’’Jadi, nanti tidak bingung mau cari kuliner apa sudah bisa diarahkan ke tempatnya,’’ ujar Andre Pramudya, ketua PKKP saat kopi darat (kopdar) di Pasar Pragola Pati, Minggu (26/11/2017). 

Langkah pendataan itu pun juga dilakukan dengan jalan ’’gerebek kuliner’’atau pengurus PKKP mendatangi tiaptiap pelaku usaha kuliner.

Gerebek kuliner itu selain untuk pendataan, juga seringkali digunakan ajang sharing antarsesama pelaku usaha kuliner. Tak hanya itu, anggota baru juga diminta komitmennya dalam mengembangkan kuliner di Pati.

Hanya, Andre mengimbau agar pelaku usaha kuliner dapat mewaspadai oknum tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan dari pengurus PKKP. Pasalnya, oknum tersebut meminta sejumlah uang sebagai syarat masuk anggota paguyuban kuliner.

’’Padahal, kami sama sekali tidak pernah meminta retribusi sebagai syarat masuk menjadi anggota,’’ ujarnya. Jika ingin bergabung para pegiat kuliner, cukup salah satu pengurus dari paguyuban atau untuk sementara bisa bergabung dalam grup Facebook PKKP dan kemudian menghubungi adminnya.

’’Tujuan kita hanyalah untuk memajukan kuliner di Kabupaten Pati. Kami membuka pintu yang selebarlebarnya bagi para anggota baru. Untuk syaratnya sendiri pun hanya perlu memiliki usaha kuliner,’’ jelasnya.

Ke depan, pihaknya berencana akan menggelar event kuliner. Diharapkan, masyarakat luas dapat semakin mengenal produk kuliner yang berasal dari Pati.